Jambore Nasional 2016

13920800_268568196861603_4376661728404324431_n

Jambore Nasional (Jamnas) adalah Pertemuan Pramuka Penggalang se-Indonesia dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas). Jambore Nasional dilaksanakan setiap 5 tahun sekali dengan peserta dari perwakilan seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia. Jambore Nasional pertama kali dilaksanakan pada tahun 1973 di Situ Baru Jakarta. (Wikipedia.org)

13906842_1092379537499023_5377802303272287071_n13932793_1092379420832368_1353523068531923386_n

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bergengsi di bidang kepramukaan karena tidak semua anggota pramuka penggalang bisa mengikutinya. Hanya anggota-anggota terpilih saja yang bisa mengikuti kegiatan ini berdasarkan kriteria dan kemampuan tertentu sebagai syarat dasarnya.

Dari sebelah kiri berurutan : Farhana, Diajeng, Arif, dan Rafi

Dari sebelah kiri berurutan : Farhana, Diajeng, Arif, dan Rafi

Pada kegiatan Jamnas Gerakan Pramuka ke 10 ini akan diadakan di bumi perkemahan Cibubur pada tanggal 12 – 21 Agustus 2016. Kegiatan ini akan diikuti oleh empat peserta didik dari SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon yaitu Rafi Ahmad Falah, Muhammad Arif Falah, Diajeng Fatisyahana, dan Farhana Raushani. Mereka merupakan anggota Regu Inti Pramuka SMPIT Raudhatul Jannah Cilegon (Reginta) yang terpilih untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Para peserta didik tersebut sangat untuk mengikuti kegiatan tersebut dan telah melakukan persiapan baik secara fisik maupun materi. Muhammad Arif Falah atau yang biasa disapa Arif mengaku bahwa kegiatan pramuka merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Melalui kegiatan Jamnas ini ia berharap bisa menambah pengalamannya di bidang kepramukaan dan semoga bisa mendapatkan hasil yang baik.

13932780_1852029975020329_4742209726408322058_n 13895279_1852035675019759_8331005181490218301_n

Dalam kesempatan yang sama, Diajeng mengemukakan bahwa karakter yang positif bisa berkembang dengan mengikuti kegiatan pramuka. Sikap-sikap tersebut antara lain disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Menurut Diajeng yang bercita-cita menjadi dokter kandungan, ia berharap kegiatan pramuka di sekolah bisa terus berkembang dan menumbuhkan potensi peserta didik (life skill).

Anggota yang lain yaitu Rafi Ahmad Falah mengaku bahwa ia akan terus menekuni kegiatan kepramukaan selama ia bisa. Ia juga menyatakan bahwa ia sudah senang dengan kepramukaan sejak sekolah dasar karena bisa melatih diri dan membentuk karakter dengan nilai-nilai yang positif. Hal yang sama juga dinyatakan oleh Farhana, peserta didik dari kelas 8A ini juga mengaku akan terus menekuni kegiatan kepramukaan karena betapa pentingnya hal tersebut.

13879366_1852028888353771_2783912280554723622_n 13902708_1852032378353422_5458925332888034258_n

Ketika ditanya mengenai nilai kepramukaan apa yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, mereka kompak menjawab Dasa Dharma yang merupakan 10 nilai kebajikan dalam kepramukaan Indonesia. Mereka berpendapat bahwa dengan mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma dengan baik akan menimbulkan dampak yang lebih baik terhadap kehidupan sosial dan bermasyarakat.

Semoga sukses dan selamat mengikuti kegiatan Jambore Nasional 2016.

Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan!!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *